katakanlah lagi

Bila memang rasa itu tlah mati, mengapa tak kau bakar habis sisa arang didadaku ini, bila memang tak lagi aku dapat menyentuh ragamu, mengapa tak kau bawa saja semua mimpi yang kau sisakan disini. Mengapa ku harus melihat kenyataaan, bahwa tak mampu aku menggapaimu.
Mungkin,
Hati ini mengerti bahwa dirikulah satu, dalam hatimu, walau tak lagi dapat ku sentuh, enyah sudah harapan ini. Menebar cahaya diantara gelapnya malammu, menantikanmu menggenggam hati ini, atau hanya sekedar menoleh ke belakang untuk berkata,

“aku mencintaimu”
katakan lagi

Luka Ini

angel-crying

Kupeluk erat dalam tubuhku

Seraya terisak perih namun takkan kulepaskan

Terkembanglah memoar dan luka yang mendalam

Menyayat serpihan hati yang tak lagi utuh

Kucoba membuka mataku tuk memastikan adanya hadirmu,

Namun ku tak mampu

Mataku tertutup oleh luka, hatiku terbakar oleh bara apimu

Kucoba padamkan untuk sekedar merasakan, adakah hadirmu kembali disini..

Namun..

Semua hanya mimpi..

Tinggalah tangis dan lukaku disini..

“luka ini”

10-03-10

17:45 PM

soviasalamahbachri

selalu mencintaimu

Jikala waktu dapat terhenti.

kan ku genggam sang surya agar tak kunjung sirna cahyanya.

walau tak dapat kutahan laju angin yang mendera.

tetaplah kugenggam bara ini di dadaku.

waktu terus berputar dalam konstantanya yang kokoh.

tiada mau ia menoleh ke belakang tuk menengok.

betapa kerdilnya sang bintang, tak kunjung lagi mengepakkan sayapnya dan menyebarkan sinarnya.

menanti datangnya surya yang memberi kekuatan pada jiwanya yang rapuh.

serasa hampa dalam jiwaku.

ku berlari bersama duniaku.

terseret, terbata, dan terluka.

namun kan selalu ku genggam erat mimpi itu.

mimpi dimana hanya ada kau dan aku..

dalam dunia kita yang satu =)

09-03-10

23:30 PM

soviabachri

sovia-as-cancer

Bleeding by beauty

bleeding by the beautiful

Indah..

seindah tawa dalam indahnya duniamu,,

serasa ringan, hanya ada keindahan disini, di negeri impian kita..

kau tutup semua hidupku dengan kabut pekatmu..

kau jadikan duniamu adalah duniaku..

dunia dimana kita dapat berlari bersama, menghela nafas dalam..

namun,

apakah di luar sana duniaku telah berakhir bagimu?

sebatas ini sajakah yang harus kujalani? tak adakah celah untukku hanya untuk sekedar bernafas?

tercucur darah dalam tiap air mataku yang jatuh..

jatuh tanpa sedikitpun harga dalam tiap butirnya..

hargailah, tiap tangis yang tercucur deras itu..

lihatlah, betapa mawar ini hampir layu..

terbasahi oleh pekatnya darah yang keluar dari tiap porinya..

this is me now..

a rose who has bleeding by the beauty of you..

mirror ..

mirror-mirror

Mirror..

bukankah harga cermin itu murah ?

yang saya herankan, banyak orang yang tidak dapat berkaca dengan baik. Keluar dari rumah, seolah tak punya tanggungan dosa dan hidup tak bersosialisasi. Hidup dalam dunia mereka sendiri, itu sepertinya indah. Tak banyak  yang ingin dia lihat dari orang, namun ia ingin agar orang melihatnya tanpa ia berkata, ataupun melakukan sesuatu ?

apakah itu hal yang wajar ?

kalau menurut anda iya, menurut saya tidak. Bagaimana orang bisa tahu bila ia tidak berkata atau berucap? dan saya rasa orang yang tidak mampu bercermin tentulah orang yang susah menjalani kehidupan. Jarang merasa rileks, dan selalu tegang dan takut akan sesuatu. Terutama bila bertemu dengan orang yang ditakutinya.

Apakah di antara kalian yang membaca ada yang merasa seperti itu sekarang?

Lebih baik, bila terlambat mengakui dan mencoba berubah daripada tidak pernah mencoba bercermin dan tidak pula berubah.

Yang paling penting, ” siapapun tidak dapat tahu seperti apa dirinya bila ia tidak bercermin ”

lalu, apa itu cermin yang sesungguhnya?

cermin yang sesungguhnya adalah “orang lain”.

lot of tears now

lot of tears for uLot of tears now..

lelah sudah menanti

lelah pula mendengar

terlalu banyak tawa dan tangis buatan disini

mengendap, hingga hilang pedih perih

air mata

sudah tercucur bersih hingga tak ingin dan tak dapat lagi keluar

terlalu hancur

karenamu…

JANGKRIK !!!!

jangkrik

” Assalamualaikum !!! ”

begitu kata-kata yang aku teriakkan sebelum memasuki mobil..

tiba-tiba..

” krik, krik, krik ”

Secara reflek, naluri wanita saya berjalan dong begitu denger suara begituan.. reaksinya langsung loncat dan buka pintu mobil. Tiba-tiba di bangku sebelah kiri, ada seekor jangkrik, dengan wajahnya yang sok imut dia berlagak santai ngeliat tampang saya yang habis ngelonjak kaget. tiba-tiba, secara reflek saya melihat tempat kaki di sisi kiri itu dong, dan alhasil, yang saya temukan…

mobil saya telah berubah menjadi sebuah kerajaan jangkrik.. Tiba-tiba dari kaca sebelah kanan saya ada ibu datang dan bilang kalo tadi habis beli jangkrik, seharga 5rb tumpah di mobil sampai bersih. Saya pandang lagi jangkrik yang ada di bangku sebelah kiri, mungkin tampangnya tersenyum dan memelas supaya diperbolehkan ikut, dan mungkin juga, dia adalah raja dari para jangkrik seharga 5ribu rupiah yang telah bertengger disana.

Bisakah anda bayangkan? A wonderful trip with “jangkrik” 5 thousand rupiahs? berhubung saya nggak takut sama jangkrik, jadi yaah, biasa aja, sekali lagi saya pamitan dan berangkat.

melanjutkan perjalanan dengan jangkrik seharga 5ribu rupiah di mobil..

yaahh nggak papa laah, itung-itung nemenin perjalanan saya, iya nggak ? =)

animasi canon

ayu adeline/11473

sovia salamah/11659


sourcenya : http://sovia.fileave.com/T.I.K/anim canon.fla

pak, nilainya yang buagus yah, aq wis ketagihan ngeblog iki gara-gara pak fajar, penyakit hobby OL q jadi kumat deh…

tanggung jawab lo pak, hhe

” HALILINTARKU “

halilintar

Seraya tenggelam dalam derasnya hujan

Tersesat oleh angin badai

Terbelenggu oleh kegelapan

dan tercambuk oleh halilintarmu

kau datang, dan sesukamu pergi dari hidupku

kau menapaki jalanku dan sesukanya menumpahkan laharmu

lalu berpaling

lalu menutup semua indramu

seakan terbelenggu dalam rasa salah

dan hidup yang selalu adalah pilihan

kau mengambil jalanmu

setelah puas menghunuskan pedang itu

kini..

kaupun berlalu

Dengarlah wahai halilintar

yang tak tergoyahkan derasnya hujan dan badai

yang tak hilang oleh panasnya matahari

Aku disini HIDUP dan menikmati

segala yang tersisa dari perjalanan ini

selama nafasku masih ada dan jantungku tetap berdegup,

aku disini,,

kan selalu terdiam

melihat dan menanti

panas dan indah cahayamu lagi

« Previous entries